Wednesday, February 02, 2011

It's named HEARING TERPUSAT

hello all,
jadi kalo di ITB itu tiap2 jurusan pasti punya himpunan masing2. naah, saya kan jurusan teknik kimia, jadi saya tergabung dalam HIMATEK (Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia). Setiap himpunan pasti punya ketua himpunan, dan kemarin malem saya menyempatkan diri   memaksakan diri untuk ikut hearing terpusat.
Apa sih hearing terpusat? adakah kaitannya dengan hearing aid? *oke ini mulai ngaco*
hearing terpusat adalah waktu ketika calon-calon ketua himpunan memaparkan program kerjanya dan janji-janji muluk dan penjelasan mereka dalam menjawab suatu permasalahan yang diajukan oleh tim pemira (pemilu raya) yang masalah ini emang biasanya sedang "in" di himpunan itu. Di hearing terpusat ini juga semua massa himpunan bisa membantai menanyakan apapun (tentunya yang relevan ya, ga sebodoh: ukuran celana kamu berapa) kepada calon-calon ketua himpunan (disingkat kahim).
Sebenernya sih hearing ga cuma sekali. Ada berbagai macam hearing, yaitu hearing tiap angkatan dan debat KM a.k.a hearing juga tapi yang difasilitasi oleh Kabinet Mahasiswa ITB. Sayangnya pas hearing angkatan gue ga bisa dateng karena lagi kunjungan industri ke PT. Sinar Sosro, dan mumpung gue ga ada kerjaan kemaren malem, dan kayaknya kok euforia hearing terpusat ini hip bgt soalnya banyak yg mau ikutan (ya iyalah, ini hearing terakhir, pada setor muke semue) dan gue penasaran hearing itu seperti apa, ikutan lah gue ke hearing ini.

Dengan berbekalkan si Ochi (nama laptop saya) yang sebenernya dibawa buat main game kalo ngantuk pas hearing (tapi gagal main game soalnya malu diliatin dari belakang sama senior), akhirnya dengan sangat iseng gue dan Monic, mbasist (panggilan sesama cewe tekim itb 09) sohib gue di subjur TKU (Teknologi Kimia Umum) menotulen hearing dengan sangat ngasal-ngasalan.

Gini nih hasil notulensinya....kalo ada kata-kata tidak berkenan mohon diampuni:

Problem 1: 100% himpunan
100% himpunan adalah semua anak yang diterima di teknik kimia ITB pasti bakal jadi HIMATEK, ga peduli dia mau atau engga, dia bakal "dibujuk" dengan berbagai upaya supaya masuk ke HIMATEK

Calon Kahim 1:
Mahasiswa itb saat masuk ga Cuma cari pembelajaran di kegiatan akademik aja.
AD/ART Himatekà segala peraturan yang ga Cuma ttg akademik
Seharusnya himpunan bisa menjadi suatu wadah untuk mencapai cita-cita
Kenapa mesti berhimpun? Karena ga bisa dilakukan sendiri
Hambatan:
-calon anggota tidak sukarela ikut penerimaan
-Tidak mengerti urgensi berhimpun
-Penerimaan dijadikan proses seleksi
-Idealism calon anggota sblm masuk himpunan bervariasi
-Adanya culture shock dalam himpunan

dst dst, ngomongnya cepet banget...ga jelaas

Jadi intinya? setuju 100% himpunan ato engga nih? bingung gue...tapi kalo diizinkan berasumsi, gue menyimpulkan kalo doi mengatakan 100% himpunan

Calon Kahim 2
Input yang spesifikasinya tertentu
Mengubah input menjadi spesifikasi yang diinginkanàPPAB
100% himpunan?
Tidakà himatek sbg wadah proses, membutuhkan input sesuai dgn spesifikasi, ga semuanya bisa
Himatek ga bisa memaksakan anggotanya untuk masuk ke himatek
Ga bisa mentolerir terus2an
Yaà konsepsi KM ITB, kebijakan prodi dan rektorat, tidak diinginkan adanya diskriminasi, himatek adalah tempat belajar
Ada baiknya mahasiswa ga terpaku pada output, tapi pada proses juga
Tapi input dibuat semirip mungkin dengan tujuan kita.
Untuk menyesuaukan-à kuncinya di PPAB
HIMPUNAN ITU HARUS
himatek bukan Cuma tempat memproses, tapi juga tmpat belajar
Himatek bertujuan untuk mempersiapkan diri anggotanya untuk dapar mengemban pera dan yanggung jawab yang telah diciptakan dalam ad art himatek.
Jadi sebenarnya himatek itu memang bertujuan untuk mendevelop INTERNALnya…..yang selanjutnya bisa member dampak dagi EKSTERNAL

objectively, penjelasan yang ini lebih keliatan "item-putih"nya.

SESI TANYA JAWAB
Untuk proses kaderisasi awal HIMATEK masih ditekankan pada PPAB. Seberapa yakinkah Anda bahwa PPAB yang Anda lakukan akan berhasil, mencapai kualifikasi. Apa tindak lanjut untuk melihat dampak pada himpunan?
Novi TK08
Untuk calon no.1 ada dua kalimat bertolak belakang, yang satu mengatakan keprofesian kurang diresapi yang satunya corak HIMATEK yang keprofesiannya oke.
Aji TK08
Kritik: kalo berbicara yang terstruktur.
Maaf ini  bukan notulen..hanya mengetik ngetik belaka..
(yang nulis ini Monic, gue udah tidur saking ngantuknya)

GDK = grand design kaderisasi.
Follow up PPAB.
Kunjungan industry à paling mudah..
KETAN vs. KAHIM..
Soal mentingin angkatan gak bisa dibilang juga dari sekarang bok. Liat masalahnya nanti… fufufufu
Usaha penyadaran massa him akan nilai2 nasionalisme. Kita semua tau bahwa kak herdadi punya pemahaman kuat akan nasionalisme. Terlihat dari dimasukkannya Indonesia mengajar di acara HIMATEK Berkarir à menyentil.
Huft

PPAB dan kaderisasi harus dibedakan… PPAB hanya bagian awal kaderisasi.. PPAB selesai ke depannya ada kaderisasi misalnya propaganda budaya…

ya pokoknya gitu lah ya hasil hearing terpusat kali ini, gue berjanji bakal nyoba tahun depan untuk lebih aktif dalam hearing2...secara yang bakal jadi kahim temen seangkatan gue gitu (ga kaya sekarang, angkatan yg setahun diatas gue yang pada jadi calon kahim nya...)

oke deh udah dulu ya fellas, gue mau jogging dulu :D

big hug,
rinnasan

No comments:

Post a Comment

Feel free to put on your thoughts about my writings :)